
Nabati Wafer
Prefiks 899 diberikan oleh GS1 Indonesia. Prefiks ini menunjukkan tempat kode didaftarkan, bukan tempat produk dibuat.
Informasi nilai gizi
| Zat gizi | 100 g | Asupan acuan |
|---|---|---|
| Energi | 467 kcal | 23% |
| Lemak | 16,7 g | 24% |
| termasuk lemak jenuh | 6,7 g | 33% |
| Karbohidrat | 73,3 g | 28% |
| termasuk gula | 33,3 g | 37% |
| Serat pangan | 0,00 g | — |
| Protein | 6,7 g | 13% |
| Garam | 0,43 g | 7% |
Open Food Facts, ODbL, kartu diubah 7 November 2025 · Asupan acuan: Regulasi (UE) No. 1169/2011, Lampiran XIII.
Komposisi
Tepung Terigu, Gula, Minyak Nabati (mengandung Antioksidan TBHQ), Whey Bubuk, Keju Bubuk 3% (mengandung Penguat Rasa Mononatrium Glutamat dan Dinatrium-5'ribonukleotida, Pewarna Sintetik (Ponceau 4R CI 16255 dan Kuning FCF CI 15985)), Pati Jagung, Garam, Pengemulsi Lesitin Kedelai, Pengembang, Penguat Rasa Mononatrium Glutamat, Vitamin (A, B1, B2, B6, B12), Pewarna Sintetik Kuning FCF CI 15985.
- E319Antioksidan
- E322Antioksidan · Pengemulsi
- E322iLesitinAntioksidan · Pengemulsi
- E621Mononatrium glutamatPenguat rasa
- E635
Sumber: Open Food Facts, ODbL · nama dan fungsi bahan tambahan: taksonomi Open Food Facts.
Dampak terhadap iklim
Nilai acuan kategori produk ini: 2,21 kg CO₂e per kg produk.
Dihitung oleh ADEME untuk produk rata-rata yang dikonsumsi di Prancis, dari ladang hingga piring. Nilai ini menggambarkan kategori, bukan produk ini secara khusus.
Sumber: Agribalyse 3.1 (ADEME), Licence Ouverte, pembaruan 30 Juni 2026 · pencocokan menurut kategori: taksonomi Open Food Facts.
Negara penjualan
Sumber: Open Food Facts, negara penjualan yang dicatat kontributor.
Sumber
- Kartu produk
- FotoKontributor Open Food Facts, CC BY-SA
- Nilai acuanAsupan acuan: Regulasi (UE) No. 1169/2011, Lampiran XIII.
- Prefiks GS1Rentang prefiks yang diterbitkan GS1
Menemukan kesalahan? Perbaikannya dilakukan di sumber, di Open Food Facts, dan akan muncul di sini pada pembaruan berikutnya.